a Greet from Januari

Hello there, here's my 4th blog site, the continue of my lifetime stories in my 1st, 2nd, and 3rd before.. But i'll still active in my 3rd, so see u here and there!! ;)

Januari's Visitors Map

Friday, January 8, 2010

Tentang Sinar sayang


Subhanallah.. satu kata yang bisa terucap dari bibir saya, selagi saya hanya bisa menangis berurai air mata menemukan kenyataan perih kehidupan seorang Sinar dibalik kebahagiaan yang saya rasakan selama ini.

Hari ini, hari yang dingin, yang membuat saya hanya menghabiskan waktu untuk bermalas-malasan tanpa bersentuhan dengan tugas ataupun sambungan internet sama sekali sejak terbangun tadi. Hanya membakar setangkup roti untuk "sarapan" di jam 12 siang ini, melewatkan membaca koran yang padahal ada di hadapan dengan hanya menyibukan diri bergelut dengan sebuah gadget di tangan, menghangatkan diri dengan secangkir capuchino instant, dan menyalakan TV akhirnya (setelah sekian lama tidak menonton TV lagi).
Hingga akhirnya berhentilah saya di stasiun TV yang menayangkan sebuah acara infotainment (tak jauh dengan perempuan awam lainnya). Hanya biasanya saya tak berlama-lama menghinggapkan diri di sebuah acara infotainment, kali ini saya menontonnya hingga selesai.
Ya, karena di dalamnya hanya memuat sebuah berita (bukan gosip). Yakni mengenai sebuah perjalanan Charlie ST 12 yang menemui seorang bocah luar biasa di tanah Makassar.
Subhanallah (lagi-lagi saya bilang), ya, dan hanya itu yang bisa saya lakukan (selain menangis).

Saya baru tahu, setelah entah berapa lama berita mengenai Sinar si bocah kecil (silahkan klik link di sebelah kiri tanda kurung ini untuk isi beritanya) ini tersiarkan. Jujur saya menyesal, sangat menyesal, karena telah berapa lama ini saya meninggalkan ke-ter-update-an diri saya terhadap berita. Baru beberapa hari ke belakang lagi ini saya mulai membaca koran kembali, dan itu pun tak ada tentang Sinar di sana, mungkin sudah lewat berita tentangnya.

Hari ini, dan beberapa hari ke belakang, banyak hari ke belakang, saya sedang merasa bersyukur-bersyukurnya terhadap Tuhan (Allah SWT), akan hidup saya yang luar biasa, akan rasa bahagia yang tak kunjung hilang, dan senyum yang tak pernah berhenti merekah dari bibir saya di setiap harinya. Alhamdulillah ya Allah, hidup saya penuh dengan berkah dari-Mu, dan saya bahagia.
Itu yang membuat saya sangat terpukul ketika melihat sesosok Sinar di TV hari ini. Ketika saya sedang mencari tontonan televisi dengan suasana hati yang riang, dalam waktu yang seketika saya dapat menangis. Bukan sedih, melainkan haru. Rasa haru yang luar biasa akan cerita hidup sang bocah Sinar sayang, dan rasa bersyukur yang semakin berlipat-lipat akan kehidupan ku yang luar biasa dipenuhi akan nikmat-Nya. Subhanallah, Alhamdulillah, Allahuakbar.. Tuhan, lindungi dan berkahi Sinar seperti Engkau berkahi hidup ku selama ini.. Amin.

Tidak ada tindakan nyata luar biasa yang bisa saya lakukan terhadap kehidupan dan keberadaan Sinar untuk saat ini (saya harap akan, untuk waktu ke depan), selain doa tulus yang saya titipkan melalui Tuhan untuk nantinya menjadi nyata bagi Sinar. Semoga Tuhan mendengar dan mengabulkan. Insyaallah.. Amin.

Hal ini, cerita ini, sang Sinar sayang lah yang membuat saya terdorong untuk akhirnya berkeinginan untuk bersentuhan dengan dunia maya ini lagi, untuk menyalakan notebook dan berinteraksi dengan sambungan internet hari ini. Ya, untuk mecari tahu lebih lanjut berita mengenai Sinar sayang, dan mencari video lagu tentang Sinar yang diciptakan oleh seorang musisi baik hati Charlie, personil band ST12.
Dan luckily saya menemukannya. Ini dia lagu cantik itu:


Semoga cerita hidup Sinar dapat menjadi contoh bagi kita. Tentang bagaimana kita dapat bertahan hidup apabila ada segenap usaha dan ikhlas hati dalam menjalankannya. Tentang wujud cinta terhadap orang tua, terutama ibu yang telah mengandung dan melahirkan kita dengan susah payah. Tentang pintu surga yang terdapat di telapak kakinya (ibu). Tentang tak lupa untuk bersyukur akan kehidupan kita yang sekarang, yang saya yakin jauh lebih berada daripada kehidupan sang Sinar sayang.

Tuhan, Terimakasih untuk segala-galanya.
Mama, ade sayang mama. Sedari dulu, sampai kini, dan untuk selamanya. Terimakasih mama. I LOVE you.

Hari ini, saya Asri Yanuarisa Ibrahim, berjanji akan berusaha melakukan yang terbaik dalam hidup saya, untuk saya sendiri, keluarga, teman-teman, dan semua orang, baik yang terlibat dalam hidup saya maupun yang tidak. Insyaallah saya akan menjadi yang berguna dan dapat diandalkan! Amin.

Dunia, bersiaplah untuk kedatangan saya berlompat-lompat riang mengelilingi pijakan-pijakan indah yang terdapat di bumi ini!!
Selamat malam!
:)

No comments:

Post a Comment

Hi there, thanks for read my blog! Have something in mind? Write it here and i'll reply! I'm open for any comment of yours. Happy reading and have a nice day! ;)

xo. Januari

Related Posts with Thumbnails